--> Skip to main content

Sebenarnya Kita Mampu, Membuat Tersipu tanpa harus Berucap Buaian Semu

Tanpa harus mengobral kata, untuk membuatnya tersipu dalam buaian semu



Sebenarnya Kita Mampu, Membuat Tersipu tanpa harus Berucap Buaian Semu
Terpisah jarah, tapi berpandangan sama. ( atmosferku.com )

Atmosterku.com | Sebenarnya Kita Mampu, Membuat Tersipu tanpa harus Berucap Buaian Semu  - Mempunyai pasangan yang diperoleh secara halal dan prosesnya penuh barokah siapa yang nggak mau? pasti kita semua mau. Namun, lihatlah dengan seksama, kebanyakan memilih proses bukan dengan cara yang semestinya.

Tatkala hati sudah diselimuti rasa suka, langsung deh segera bergerilya. Melakukan pendekatan kemudian menjadikannya pacar. Setelah itu, semua seperti sudah sah, sudah halal. Semua aktivitas berdua sudah boleh dilakukan, termasuk berhubungan suami istri. Naudzubillah...

Padahal cara terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan mencintainya dalam diam, bawalah dalam naungan doa ketika bersimpuh dihadapan-Nya. Saat itu juga, kita akan lebih tenang. Jodoh ada dalam takdirnya, segala tentang kita hanya terpisah oleh dinding bernama jarak saja.

( Silahkan Baca: Jasad yang pernah Kamu Lihat itu telah berubah dalam Sekejap )

Jika Allah sudah berkendak, maka Dia akan mengetuk pintu hati untuk bisa pergi dan bertemu dalam satu waktu yang tidak sama sekali disadari prosesnya. Itulah cara Allah, dengan lembut meyakinkanmu padanya.

Perlahan tapi pasti, untuk menemuinya, memintaku dari walinya. demi menjadikannya Ratu dalam singgasana, menjadikannya permaisuri dalam kehidupan yang sesungguhnya. Bukan dengan proses mendekati secara liar dan berakhir tanpa nalar. Hanya sekedar berucap agar tersipu dalam buaian semu.

Aku dan kamu hanyalah seonggok daging yang hidup di akhir zaman. Tak pernah tahu kapan akan sampai kapan zaman ini bertahan. Kita yang masih fakir ilmu juga miskin pengetahuan. Terus belajar dengan berbagai macam cara dan petuah-petuah.

Aku rasa kau pun tau itu. aku pun tau kau pun begitu. Berjanjilah untuk menjadi sosok yang akan terus belajar pegetahuan terutama semua tentang aturan-Nya, yang nanti, untuk mengajarinya agar selalu terarah dan bisa berjalan berdampingan dengan arah yang sama tanpa ada perdebatan.

Berjanjilah untuk menjadi sosok yang akan menghadapi semua sikapnya nanti, dengan segala kesabaran hingga batas akhir nanti. Percayalah, kesabaran akan memberi akhir kebahagiaan. Itu yang diharapkan, saling memahami sikap masing-masing nantinya, sehingga kita bisa bahagia sampai akhir.

( Silahkan Baca: Seorang Muslimah hanya Butuh Kepastian yang Nyata, bukan cuma Janji dan Orasi

Percayalah, pada akhirnya, kebahagiaanlah yang akan dirasa bukan lagi dicari, bagi insan yang percaya akan rencana indah dari Rabb-nya.

Kita harus tau itu, kita dilahirkan untuk dibahagiakan dengan menikmati segala karunia-Nya. Maka bahagiakanlah dia dengan cara-cara yang sederhana. Bagai Raja yang selalu dapat membuat Sang Ratu terkesan, atau sebaliknya bagai Ratu yang membuat Raja semakin terpukau penuh kehangatan.

Percayalah, sebenarnya kita mampu untuk melakukan semua itu. Membuat tersipu tanpa harus berucap buaian semu.

Kita saling menunggu dalam sebuah harapan atas ridho-Nya. Semoga kita dapat segera Allah mampukan, untuk segera bertemu dalam suasana keluarga yang penuh haru bahagia.

  
Oleh Nadhillah Gayvani 
Terima kasih ya telah menyempatkan waktu untuk membaca  Sebenarnya Kita Mampu, Membuat Tersipu tanpa harus Berucap Buaian Semu
Doa kami, Semoga rezeki berlimpah untuk teman-teman semua hari ini. Aamiin
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar