Skip to main content

INILAH ALASAN KENAPA KITA SERING MERASA HIDUP ITU TIDAK ADIL

Atmosferku.com - Dua hari yang lalu, saat saya sedang mengamati kebisingan kota, saya melihat dari balik kaca, seorang kakek yang sudah amat tua, memanggul barang daganganya berupa sapu. Siapa yang tak iba dibuatnya? Sedangkan rambutnya sudah memutih. Terus saya amati dari cara jalanya, sungguh mengejutkan ternyata kakek itu buta. Bagaimana mungkin seorang yang buta seperti kakek tua itu mampu berjualan keliling? Ingin sekali aku mengejar kakek itu. Ya sekedar membeli satu atau dua biji dari daganganya. Tapi sangat di sayangkan. Langkah kakek itu semakin menjauh. Apa dia tak takut jika kejahatan menimpanya. Sungguh luar biasa, Allah itu maha adil, tiap kekurangan yang dimiliki manusia, Allah slalu memberikan kekuatan untuk mereka menjalani dan belajar bersyukur. (BACA JUGA : Bersyukurlah, Meskpiun Penghasilan Kita Masih Sedikit
 
INILAH ALASAN KENAPA KITA SERING MERASA HIDUP ITU TIDAK ADIL


Jadi ingat kekurangan bukan menghambat kita untuk berhenti bertindak, tapi tetap jadikan keterbatasan untuk kita belajar bersyukur, dan terus bersyukur. Ingat ALLAH itu adil.

Namun, sampai detik ini berjalan, nyawa ini bersemayam dalam jiwa-jiwa yang fana, banyak dari kita masih sering mengeluh tidak adil. Sering menggunakan istilah, "hidup ini gak ADIL". Tanpa disadari atau secara sadar kita mengatakan itu seperti nyindir Allah, dalam hal ini su'udzon pada sifat Allah Yang Maha Adil, karena menyalahkan hidup sedangkan hidup adalah ciptaan Allah. Sebelum kita menyalahkan hidup, apakah kita sudah merevis diri kita sendiri? apakah kita sudah bercermin terhadap diri kita sendiri? dan yang penting apakah kita sudah melakukan seruan untuk diri sendiri?

Tidak dipungkiri bahwa ketika lapang kita serasa lupa daratan, ketika sulit sedikit saja, kita menyalahkan Allah. Iya atau iya?? Kadang masih demikian. 

  • Kenapa sih hidup ini tidak adil, "terlahir miskin tidak bisa sekolah, tidak bisa ini itu!".
  • Kenapa sih hidup ini tidak adil, "sudah bekerja keras tidak kaya-kaya. Dia yang hanya duduk malah cepet kaya!".
  • Kenapa sih hidup ini tidak adil, "aku terlahir cacat dan dikucilkan orang!".
  • Kenapa sih hidup ini tidak adil, "aku kan pengen punya wajah cantik biar disukai banyak orang!".
  • Kenapa sih hidup ini tidak adil, "kenapa aku tidak terlahir ganteng! aku kan pengen disukai banyak perempuan".

Serta masih banyak pikiran-pikiran yang menyalahkan dunia lainnya, di atas hanya sekelumit saja. Padahal banyak sekali tuh. Sadar atau tidak sadar, semua itu terpikirkan ketika terpuruk dalam keluhan. Itulah kenapa kita sangat dianjurkan untuk tidak mengeluh, selalu melatih hati agar merasakan lapang. Karena banyak yang tidak kuat menahan beban dengan pikiran hidup tidak adil sehingga memilih mengakhiri hidupnya. Na'udzubillah...
Jika dipikirkan kembali, semua pikiran menyalahkan hidup selalu diakhiri dengan keinginan pada dunia? iya atau iya? Jarang tuh ngeluh, "aku kerja keras, dapat uang sedikit, aku kan pengen kaya agar bisa sedekah lebih banyak". hehehe... Namanya juga dunia, sejak terlahir dari perut seorang ibu, kita sudah menggenggam, ibaratnya sudah siap untuk menggenggam Dunia. 

Kembali pada cerita diatas, bagaimana gigihnya seorang lelaki tua buta yang terus bergerak untuk mendapatkan rezekinya dengan  berjalan memanggul sapu sebagai barang dagangannya. Apa Allah tidak adil?

Keadilan Allah adalah menjadikan dunia dengan segala kejadian dan peristiwa diatasnya sebagai realitas semu tidak sejati. Realitas semu ini di rancang sebagai ujian bagi hamba-hambaNya. Maka segala yang ada dan terjadi hanyalah sebagai ujian. Kondisi jasad kita, harta, jabatan, kehormatan, status social adalah ujian. Kaya atau miskin hakekatnya sama, sama-sama ujian. Perbedaanya hanya terletak pada bagaimana cara kita memberikan resepon terhadap semua ujian itu.

Inilah alasan kenapa kita sering merasa hidup itu tidak adil. Cobalah untuk mengenal Allah, maka kita akan mengerti makna keadilan. Jika tidak mengenal siapa yang Maha Adil, bagaimana kita akan paham maknanya? itulah yang dengan mudah kita ucapkan bahwa Allah tidak adil ketika kita merasa sulit. Padahal kita sendiri yang tidak mau mengerti dan memahami serta mengenal Yang Maha Adil. 

Keadilan Allah SWT tidak terlepas dari sifat Ar- rahman (Yang Maha Pemurah) dan Ar-rahim (Yang Maha Penyayang) serta sejumlah sifat jamal (keindahan), seperti Al-Ganiy (Yang Maha Kaya), Al-Gahr (Yang Maha Pengampun), Ar-Ra ‘uf (Yang Maha Lembut), At-Tawwab (Yang Senantiasa Menerima Tobat), Al-Hallm (Yang Maha Penyantun), Al-‘Afuwwu (Yang Maha Pemaaf), Asy-Syakur (Yang Memberi Pahala Berlipat Ganda), As-Salam (Yang Menciptakan Damai), Al-Mu’min (Yang Memberi Keamanan), Al-Barr (Yang Maha Dermawan), Al-Wasiy (Pemberi Yang Berlimpah), Al-Wahhab (Yang Maha Memberi), Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi Rezeki), Al- Hafiz (Yang Maha Menjaga), Al-Latif (Yang Maha Halus), dan lain-lain

BACA JUGA



Karena itu, keadilan Allah SWT merupakan keadilan yang menjadi rahmat bagi sekalian alam. Hal ini dikatakan dalam Alquran, "Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS.Al Anbyaa': 107).

Di samping sifat-sifat jamal di atas, keadilan Allah SWT tidak pula terlepas dari sifat-sifat yang mulia atau agung), seperti Al- 'Aaz (Yang Maha Perkasa), Al-Jabbar (Yang Maha Memaksa), Al-Mutakabbir (Yang Memiliki Kebesaran), Al-Matin (Yang Maha Kuat), Al-Qadir (Yang Maha Kuasa), AI-Muntaqim (Yang Menetapkan Pembalasan) dan lain-lain.

Dengan adanya sifat-sifat demikian, maka keadilan Allah SWT dapat ditegakkan. Bertolak dari hal demikian, maka keadilan Allah SWT dapat mendorong manusia untuk senantiasa menjauhkan diri dari kejahatan dan selalu berupaya untuk melakukan kebaikan.

Tulisan ini menjadi pecut yang sangat keras bagi penulis sendiri, sebagai sarana untuk mendekatkan diri pada Allah. Karena sampai saat ini masih merasa jauh dari Allah. Tulisan ini benar-benar sebagai bahan renungan untuk penulis sendiri pada khususnya, juga untuk para pembaca semua pada umumnya. 

Kenali Allah Yang Maha Adil, maka kita akan mengerti keadilan itu seperti apa.


Semoga kita semua dijauhkan dari golongan orang yang tertipu atau lalai, terlena dirinya dari rahasia Allah, tertutup pandangannya dari keadilan Allah SWT, tidak bisa melihat keadilan Allah SWT.

Pustaka : Ibnusyamil.com
               erfan.ir

Edited : Yogi Permana


Demikianlah artikel dari atmosferku.com tentang INILAH ALASAN KENAPA KITA SERING MERASA HIDUP ITU TIDAK ADIL. Jika Anda menyukai dan bermanfaat untuk yang lain artikel ini, mohon SHARE dengan memberikan like, twit atau berkomentar di bawah ini sehingga bisa menjadi referensi bagi sahabat semua di jejaring sosial Anda.  Terima kasih
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar