--> Skip to main content

Seorang Muslimah hanya Butuh Kepastian yang Nyata, bukan cuma Janji dan Orasi

 Cinta itu pasti, bukan bualan dalam janji

Seorang Muslimah hanya Butuh Kepastian yang Nyata, bukan cuma Janji dan Orasi
Muslimah butuh kepastian cinta. (amalkan.com)
Atmosferku.com - Wanita selalu menjadi objek yang nyata dalam kehidupan. Entah sebagai apa posisinya, wanita selalu menjadi yang utama. Apa itu memang sudah menjadi kodratnya? atau hanya imannya yang belum kuat. Namun, pengaruh dari laki-laki juga besar. Karena dengan segala rayuan mautnya, ia bisa menaklukan beberapa wanita sekaligus untuk dipekerjakan, bahkan sampai memberikan harta berharganya. Itu hanya karena sebuah rayuan maut ala cap kadal darat. Hehehe..

Itulah kenapa Islam menjaga wanita dengan begitu protektif, dari pakaian, pergaulan, cara pandang, cara tertawa, memakai wewangian, sampai wanita lebih baik di rumah saja kecuali keluar dengan mahromnya. MashaaAllah, meskipun emansipasi telah merajalela, yang namanya wanita tetaplah wanita. Meskipun ia pandai karate, sebagian besar wanita tetep akan kalah hanya dengan sebuah rayuan. 




Bukannya meremehkan wanita, namun lebih ke-mengingatkan saja. Bahwa menjaga diri menjadi seorang muslimah itu lebih baik. Karena tamengnya adalah ketaatan pada Rabbnya dan pada RasulNya. Menjaga pandangan, bergaul dengan sesama muslimah, menjaga pandangan, memakai hijab menutup aurat guna membatasi pandangan nafsu laki-laki, membatasi untuk berbincang dengan laki-laki yang bukan mahromnya. Sungguh, itu penjagaan terbaik dari seorang muslimah. Seorang Muslimah hanya Butuh Kepastian yang Nyata, bukan cuma Janji dan Orasi.
Beberapa wanita bahkan sempat bilang, "emangnya aku cewek apaan, dirayu gitu mau". Tapi dalam hati, ada rasa seneng meskipun sedikit. Hanya menjadi muslimah-lah, kamu akan mendapatkan kepastian yang nyata. Karena setiap muslimah hanya butuh kepastian yang nyata. Seorang Muslimah hanya Butuh Kepastian yang Nyata, bukan cuma Janji dan Orasi. Ya, Bukan cuma sekedar janji atau orasi yang menyamarkan istilah halal, tapi tanpa aksi. Hanya ingin memiliki bahkan menodai tanpa harus menikahi. Na'udzubillah...

Jika ada lelaki yang menyukaimu dan serius denganmu, ia akan berani untuk mencintaimu lebih lagi dengan cara yang nggak menyimpang. Misal seperti medekatimu, menawarkan masa depan dalam buaian omongan semu. Namun, ia akan mempersiapkan semuanya, untuk menemui orang tuamu, wahai muslimah.

Ia akan mempersiapkan mahar untukmu, so, jangan kamu persulit dengan keinginanmu untuk mendapatkan mahar yang lebih. Kata orang, " Menikah itu murah, yang mahal itu gengsi. Menikah itu mudah, yang sulit itu mengolah prasangka dalam hati ".

Akan selalu ada cara syaitan melemahkan hatinya, untuk mundur dari kebaikan yang Allah sukai. Bahwa dengan menikah, segala yang dikerjakan menjadi berbuah pahala. Jadi, bantu ia untuk bisa menghalalkanmu tanpa ada syarat yang membuat iya merasa berat. Memang, perempuan boleh meminta mahar, sebagai bentuk tanggung jawab laki-laki. Tapi sebaik-baik mahar adalah yang ringan, nggak memberatkan.

Untuk kamu para ikhwan, jangan berhenti melangkah hanya karena merasa nggak punya cukup harta. Jangan mundur hanya sebab dia kurang mempesona. Satu kekurangan yang ada padanya, akan tertutup dengan kelebihan yang kamu miliki. Itulah fungsi Menikah, untuk saling melengkapi.

Silahkan Baca : Persiapkan 7 Hal ini, agar Kamu Percaya Diri saat Ketemu Orang Tua Sang Pujaan Hati


Jangan takut, jangan minder hanya karna kamu belum punya apa-apa. Karena harta bisa dicari, tapi niat baik itu tak selalu datang menghampiri. Apalagi niat yang bergerak dengan sadar untuk memantaskan diri. Sebab apa yang didapat, itulah hasil dari ikhtiar yang dijalani.





Oleh Nadhillah Gayvani 
Penyunting: Yogi Permana

Terima kasih ya telah menyempatkan waktu untuk membaca artikel Seorang Muslimah hanya Butuh Kepastian yang Nyata, bukan cuma Janji dan Orasi
Mari menjadi pahlawan penyebar kebaikan dengan men-SHARE artikel Ini. Semoga rezeki berlimpah untuk sahabat yang sudah menjadi pahlawan penyebar kebaikan. Aamiin
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar