Skip to main content

MESKIPUN BUKAN 7 KEAJAIBAN DUNIA LAGI, CANDI BOROBUDUR TETAP MEGAH

Atmosferku.com - Siapa sih yang tidak kenal dengan Candi Borobudur? pasti sudah banyak yang mengetahui Candi Borobudur ini. Kemegahananya sudah diakui oleh dunia, sejarahnya pun sudah dilirik banyak orang untuk diangkat. Sampai-sampai mencuat kabar bahwa Candi Borobudur merupakan peninggalan Nabi Sulaiman a.s. Apakah itu benar? wallahu a'alam...
Kemegahan Candi Borobudur Dilihat dari pelataran Candi


Namun yang pasti, Candi Borobudur merupakan Candi Buddha  yang terletak di kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Candi ini dibangun pada masa dinasti Syailendra, pemerintahan raja Samaratungga dari Kerajaan Mataram Kuno. Sejarah dari Candi Borobudur memang belum semuanya terkuak, karena belum ada buku yang menjelaskan secar rinci tentang Candi Borobudur. Asal usul nama Candi Borobudur pun masih belum jelas, dan asal sahabat atmosferku.com tahu bahwa nama borobudur pertama kali ditulis oleh Sir Thomas Raffles dalam bukunya yang berjudul "Sejarah Pulau Jawa". Raffles dalam menyebutkan bahwa desa terdekat dengan candi itu yaitu desa Bore (Boro), dan kebanyakan candi memang seringkali dinamai berdasarkan desa tempat candi itu berdiri. Raffles juga menduga bahwa istilah 'Budur' mungkin berkaitan dengan istilah Buda dalam bahasa Jawa yang berarti "purba", maka bermakna, "Boro purba".

Candi yang sudah masuk dalam daftar Situs Warisan Budaya Dunia dari UNESCO ini merupakan Candi terbesar di Indonesia, juga Dunia. Tak ayal jika Candi Borobudur menjadi primadona wisata di Jawa Tengah. Itulah kenapa banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung, karena mereka menyukai wisata yang berbau budaya, bukan hanya yang lagi ngehits. 


Kemegahan obyek wisata yang pernah masuk kedalam 7 keajaiban dunia ini selalu bisa kita nikmati. Apa yang bisa kita nikmati dari mahakarya terbesar manusia sepanjang sejarah ini?

1. Belajar Sejarah Kuno
Sangat tepat jika berkunjung ke Candi Borobudur untuk belajar tentang sejarah. Tentang budaya jaman mataram kuno tepatnya saat pemerintahan dinasti Syailendra. Kita bisa mempelajarinya melalui berbagai relief dan stupa yang ada di Candi. Untuk mendapatkan kisah detailnya, kita harus menyewa tour guide. Penjelasan secara lebih mendetail akan kita dapatkan.
Relief-relief didinding Candi Borobudur
Kenapa dari Stupa dan relief? karena pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan terdapat 504 arca Buddha. Borobudur memiliki koleksi relief Buddha terlengkap dan terbanyak di dunia. Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus menjadi mahkota bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).

Dengan jumlah relief, arca, dan stupa sebanyak itu, sudah lebih dari cukup sebagai bahan untuk mempelajari kehidupan masyarakat pada masa pemerintahan dinasti Syailendra. Mulai dari kasta terbawah sampai kasta tertinggi digambarkan dalam relief-relief yang terukir didinding Candi Borobudur.

2. Berkeliling Di Kompleks Candi Borobudur

Menikmati luasnya Kompleks Candi Borobudur, dengan rerumputan hijau. Sambil bercengkrama dengan sahabat maupun dengan keluarga tercinta. Jika capek berkeliling komplek dengan berjalan kaki, kita bisa menikmati kompleks candi dengan fasilitas yang ada seperti kereta kelinci, sepeda maupun andong. Fasilitas tersebut akan terasa ketika menaikinya dengan anak-anak. Ada juga wahana berkendara seekor gajah, akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.

3. Berburu Spot Fotografi

Borobudur terletak di atas bukit pada dataran yang dikeliling oleh dua pasang gunung kembar. Gunung Sindoro-Sumbing di sebelah barat laut dan Merbabu-Merapi di sebelah timur laut, di sebelah utaranya terdapat bukit Tidar, lebih dekat di sebelah selatan terdapat jajaran perbukitan Menoreh, serta candi ini terletak dekat pertemuan dua sungai yaitu Sungai Progo dan Sungai Elo di sebelah timur. 

MESKIPUN BUKAN 7 KEAJAIBAN DUNIA LAGI, CANDI BOROBUDUR TETAP MEGAH
Pemandangan Alam dari puncak Candi Borobudur
MESKIPUN BUKAN 7 KEAJAIBAN DUNIA LAGI, CANDI BOROBUDUR TETAP MEGAH
Mengintip indahnya alam dari belakang patung buddha
Letaknya yang berada diatas bukit dan dikelilingi 2 pasang gunung, akan menjadi spot fotografi yang menawan. Pemandangan yang akan dihasilkan pun dari berbagai sudut candi akan memperlihatkan foto yang fantastis. Apalagi jika kita mendapatkan momen sunset, akan lebih berdecak kagum dan speechless karena kemegahan pemandangan disekitar candi. Atau hanya sekedar berfoto selfie berlatar Candi Borobudur atau stupa dan relief didinding candi.

Baca Juga




Jadi jika berkunjung ke Candi Borobudur, jangan sampai kelupaan untuk membawa kamera dan batu baterai cadangan, juga memory yang kapasitasnya besar. Serta carilah waktu-waktu yang tepat untuk berwisata di borobudur, misal pagi ketika sunrise atau sore ketika sunset atau sekitar pukul 8-10 ketika langit lagi membiru.

4. Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris

MESKIPUN BUKAN 7 KEAJAIBAN DUNIA LAGI, CANDI BOROBUDUR TETAP MEGAH
Berdialog dan kemudia berfoto bersama Bule
Begitu banyaknya wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Candi Borobudur merupakan momentum terbaik untuk melatih kemampuan berbahasa Inggris kita. Mencoba berdialog dengan mereka (turis manca), akan meningkatkan kemampuan dan keberanian kita dalam berbahasa inggris secara langsung. Dengan begitu, bisa kemungkinan mendapatkan sahabat orang bule, sehingga menambah daftar channel di luar negeri. 

5. Berburu Oleh-Oleh Yang Beraneka Macamnya

MESKIPUN BUKAN 7 KEAJAIBAN DUNIA LAGI, CANDI BOROBUDUR TETAP MEGAH
Pasar Oleh-oleh di Pintu Keluar Candi Borobudur
Untuk melengkapi piknik kita, akan hampa jika tidak berburu oleh-oleh. Dikawasan candi, tepatnya ketika menuju pintu keluar, kita akan melewati pasar yang isinya pedangang souvenir, jajanan dan juga warung makan. Souvenir yang dijual di pasar ini beraneka ragam macamnya, ada topi, baju, celana, sampai bentuk-bentuk kerajinan dan yang utama replika candi borobudur. Sedangkan untuk jajanannya ada bakpia, cemilan, getuk, dan makanan khas lainnya. Untuk warung makan seperti biasa, ada bakso, mie ayam, nasi rames dan lainnya.

Baca Juga




Ada satu hal lagi yang menarik dan ditunggu-tunggu, yaitu saat perayaan waisak, saat itu akan didatangi oleh umat Buddha dari berbagai negara seperti Thailand, Kamboja, Cina dan Tibet. Hari raya Waisak dirayakan pada saat bulan purnama di bulan Mei atau biasa disebut dengan Purnama Siddhi. Puncak dari perayaan Waisak ini mengundang banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Pada saat itu dilakukan pelepasan ratusan lampion ke langit beserta harapan terbaik untuk satu tahun ke depan.
Jam buka
Setiap hari: 06:00 – 17:00
Harga tiket masuk
Dewasa: 30.000 Rupiah untuk WNI dan 15 USD untuk WNA
Anak-anak: 12.500 Rupiah untuk WNI dan 8 USD untuk WNA
Berikut beberapa Foto lainnya di Candi Borobudur
MESKIPUN BUKAN 7 KEAJAIBAN DUNIA LAGI, CANDI BOROBUDUR TETAP MEGAH
Stupa-stupa Candi Borobudur tertata rapi

MESKIPUN BUKAN 7 KEAJAIBAN DUNIA LAGI, CANDI BOROBUDUR TETAP MEGAH
Mengintip pelataran Candi dari balik patung Buddha
MESKIPUN BUKAN 7 KEAJAIBAN DUNIA LAGI, CANDI BOROBUDUR TETAP MEGAH
Candi Borobudur dari depan
MESKIPUN BUKAN 7 KEAJAIBAN DUNIA LAGI, CANDI BOROBUDUR TETAP MEGAH
Tangga yang cukup curam untuk menuju puncak Borobudur

MESKIPUN BUKAN 7 KEAJAIBAN DUNIA LAGI, CANDI BOROBUDUR TETAP MEGAH
Jaga Kebersiha Candi Borobudur - Keep Clean
MESKIPUN BUKAN 7 KEAJAIBAN DUNIA LAGI, CANDI BOROBUDUR TETAP MEGAH
Stupa Utama Candi Borobudur Menjulang tinggi
Berikut video tentang Candi Borobudur



Untuk keseluruhan, Candi Borobudur sangat cocok sebagai tempat wisata untuk keluarga maupun untuk study tour sekolah-sekolah, karena lokasinya yang luas serta banyaknya media untuk siswa mempelajari sejarah. Namun, wisatawan yang kurang bertanggung jawab sering terlihat, mereka menaiki dinding candi hanya sebatas untuk berfoto ria, tanpa memperhatikan bahwa yang mereka injak adalah bangunan sejarah yang bisa rusak. Meskipun sudah banyak penjaganya, masih kecolongan juga karena wisatawan yang datang begitu banyak. Selain itu juga sudah banyak dari stupa yang rusak, hilang kepala atau anggota organ tubuh lainnya. 

Sebagai penerus, sudah sepantasnya kita menjaga situs warisan budaya dunia tersebut. Jangan sampai karena hanya ingin mendapatkan like di medsos, kita merusaknya.  Sungguh ironi jika demikian. Mari jaga sejarah kita.

#NyampahSembaranganGakAsyik
#DukungWisataIndonesiaBersihDariMesum


Pustaka: Wikipedia

Oleh Yogi Permana | IG: @permanaglobal  | Twitter: @permanaglobal

Demikianlah artikel Meskipun Bukan 7 Keajaiban Dunia Lagi, Candi Borobudur Tetap Megah dari atmosferku.com semoga menambah pilhan destinasi wisata anda saat bepergian ke Magelang. Bantu Share ya sahabat, agar banyak orang tahu bahwa wisata Indonesia begitu luar biasa. Terima kasih.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar