Skip to main content

ADA KABAR BAIK, PACARAN TERNYATA DIPEBOLEHKAN

Sebuah artikel dari atmosferku.com yang berjudul Ada Kabar Baik, Pacaran Ternyata Diperbolehkan semoga bermanfaat, sehingga menyadarkan kita bahwa mengituri cara Allah dan Rasull-Nya adalah cara yang terbaik, selain membuat tenang juga mendatangkan rahmat-Nya.
 
ADA KABAR BAIK, PACARAN TERNYATA DIPEBOLEHKAN
Sebelumnya saya pernah menuliskan beberapa artikel tentang pacaran, karena ngomongin perihal ini tidak pernah ada habisnya, ada saja Pro dan Kontranya. Nah siapa coba yang tidak mengenal sebuah hubungan tanpa status ini? ko bisa saya bilang begitu, coba dipikir secara nalar ya. Jika statusnya diakui, mesti di KTP dan ID lainnya ada tuh kolom status dengan pilihannya Nikah, Belum Nikah dan pacaran. Namun yang ada hanyalah Nikah dan Belum Nikah saja. Belum lagi tuh, kalau di CV ketika lamaran kerja, apa iya mau memasukkan status pacaran? tidak mungkin juga kan? Pas dalam sesi wawancara pun demikian, kalau ditanya tentang status mesti jawabnya Nikah atau Belum Nikah, bukan pacaran. Iya atau iya banget? hehee..

Artikel yang pernah dipost atmosferku.com ini berhubungan dengan pacaran seperti Apa Sih Sebenarnya Arti Istilah Pacaran?? lalu ada Apa Sih Enaknya Pacaran? Dapat Pahala atau Dosa? kemudian ada  Benarkah Pacaran Itu Haram? dan satu lagi Pacaran Berani, Digertak Nikah ko Takut..
Serta artikel ini pun membahas tentang pacaran. Memang sih, banyak orang yang bilang kalau pacaran itu hanya lah menambah dosa. Diartikel-artikel saya pun demikian, sangat tidak dianjurkan untuk melakukan aktivitas pacaran. Meskipun pacaran memiliki kandungan arti yang positif, karena menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia bahwa  pacar mempunyai arti teman lawan jenis yang tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta kasih; kekasih. Kata “yang tetap” saya garis-bawahi dan juga cetak tebal karena rasanya kurang tepat apabila dikaitkan dengan kenyataan yang ada. Pada nyatanya, makhluk yang disebut ‘pacar’ oleh insan yang mengaku kekinian ini hanyalah hal yang fana. Betul begitu? yang tetap tho, lah pacar sekarang bukan yang tetap, hanya pemuas buasnya nafsu ingin memiliki dan mencicipi. Nah lho....

BACA JUGA : 

Didalam Al Qur'an pun sama sekali tidak dijelaskan mengenai Pacaran, bahkan banyak dalil yang menghujam bahwa pacaran hukumnya haram!! Hal tersebut dilihat dari mudharatnya lebih besar, karena aktivitas pacaran akan melemahkan hati serta iman muda-mudi sekarang. Tak hanya melemahkan iman, melainkan juga akan mendorong muda/i terjerembab dalam kelamnya jurang perzinaan. Berikut firman Allah yang mengatakan bahwa yang diciptakan itu isteri bukan pacar. 
diantara tanda-tanda kekuasaanNya, Dia menciptakan untuk kita isteri-isteri, agar kita merasa tenteram dan mendapatkan rasa kasih sayang, hal ini benar-benar terdapat untuk kaum yang berfikir. Baca ya, bukan pacar, tetapi isteri-isteri yang akan membuat tentram karena jauh dari dosa. Dan Allah selalu mengakhiri dengan kalimat “tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. (QS. Ar Rum : 21)
Nah, isteri kan, bukan pacar! gimana? masih yakin pacarmu itu adalah bidadari yang Allah kirimkan untukmu? seperti halnya bualan yang kamu lontarkan untuk si wanita? Hasyaaaah...
 
Kenapa pacaran itu diharamkan? mungkin beberapa dari follower pacaran akan bertanya demikian, selain itu juga akan mencari banyak alasan untuk mencegah dan melegalkan pacaran, seperti
  • pacaran untuk meningkatkan semangat belajar
  • pacaran untuk saling mengingatkan dalam hal ibadah
  • pacaran meningkatkan kualitas hidup
  • pacaran sebagai proses pengenalan 
  • pacaran sebagai awal dari sebuah komitmen
Pokoknya masih banyak alasan yang lain, demi memuluskan nafsu yang buas. pacaran bukanlah sebuah proses pengenalan tapi proses sedang ketempelan syetan. Wuiiiiih,, horror...

Bagaimana tidak ketempelan, jika sudah sama sang pacar sangat yakin deh, hati dan jiwa akan bergejolak hebat, bagai dentuman meriam nuklir. Apa yakin bisa menahan dentuman hebat tersebut? saya rasa sebagai manusia, kita bisa collaps akan dentuman tersebut. So, pasti otakmu akan dihiasi pikiran-pikiran kelam kelabu. Jika sudah demikian, syetan pun tak perlu lagi membujukmu, tapi semua sudah menjadi automatic. Dan berubahlah dua orang yang sedang Pacaran menjadi syetan. Hihihi... (tuh yang kesindir mukanya mulai marah dibilang syetan)

Sudah banyak sekali dalil yang membahas haramnya pacaran, meskipun tidak secara langsung menyebutkan kata pacaran, melainkan aktivitas pacaran yang disinggung, sehingga sangat jelas dan tidak perlu diperdebatkan lagi bahwa pacaran emang bener-benar haram dan jelas haramnya. Berikut beberapa dalil yang membahasnya..
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan seburuk-buruk jalan”. (Al Isra’  : 32)
Ayat diatas menjelaskan dengan tegas, bahwa segala bentuk aktivitas yang mengarah ke-Zina mesti dijauhi. Seperti halnya pacaran, dalam aktivitasnya, muda/i akan saling smsan, telponan, pergi berdua, bergandengan tangan, pelukan dan seterusnya. Hal tersebut merupakan pembuka jalan menuju zina yang lebih parah, tak bisa dicegah.
Untuk mencegah manusia mendekati zina, Rasulullah SAW pun bersabda bahwa "janganlah seorang laki-laki diantara kamu berkhalwat dengan perempuan keculi dengan mahromnya. (HR Bukhori dan Muslim)

Begitu sayangnya Allah sama kita semua, sampai Allah pun menurunkan ayat yang sangat menegaskan agar manusia menjauhi aktivitas pacaran !!
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat".
(QS An Nuur: 30)
Dari sebuah pandangan saja, Allah telah mengaturnya untuk kita agar tidak mudah terjerembab. Kalau menilik aktivitas pacaran, tidak bisa lepas dari pandang-memandang, kemudian menurunlah ke titik nafsu. Dan saat itu, hap lalu ditangkap. Semua sudah terjadi.

Cari cinta di jalanan, merayu anak perempuan yang tinggal di kos-an, terjalin perkenalan, ekh malah kebablasan, malah hamil tiga bulan, membuat hidup semakin tidak karuan, akhirnya hidup mengalami kehancuran. 

Namun, tenyata semua pernyataan di atas semua dimentahkan, setelah ditinjau lebih lanjut, ada kabar yang baik buat para followernya pacaran. Ternyata pacaran itu sangat diperbolehkan dan bahkan malah dapat pahala. Nah, semakin ingin tau tho...

Siapa yang tidak tergiur dengan dihalalkannya pacaran. Kalau ini terus berlanjut niscaya, dengan Pacaran akan membuat negara semakin aman, hati pun juga semakin tenang.

BACA JUGA :

Oke baiklah, saya tidak akan bertele-tele lagi, karena uraian saya sudah cukup panjang. Saya akan membeberkan bagaimana cara dan syaratnya apa agar kita diperbolehkan pacaran.. Asiiik tuh..

Memang, untuk sesuatu yang bermakna harus ada ketentuan dan syarat yang berlaku. InshaaAllah jika menjalankan dengan baik, pacaran pun akan bernilai baik. Syarat dan ketentuan tersebut adalah sebagai berikut :
    • Bisa menemukan ayat atau dalil yang kuat menganjurkan untuk boleh pacaran.
      Jika bisa menemukan ayatnya, berarti kamu boleh pacaran.
    • Ijab Qobul Terlaksana (Nikah)
      Nah, ini baru good, berani mengajak nikah dan mengajak pacaran setelah menikah. Karena pria yang tulen harus mempunyai mental yang kuat dan santun serta berani menghadap orang tua wanita untuk melamarnya. Setelah menikah, pacaran pun akan melipatgandakan nilai manfaatnya. Jadi, kamu boleh pacaran dengan sang bidadari jika sudah menikah. "Wahai generasi muda ! Bila diantaramu sudah mampu menikah hendaklah ia nikah, karena mata akan lebih terjaga, kemaluan akan lebih terpelihara." (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas'ud).
    • Boleh pacaran dengan makhluk yang bukan dari Ciptaan-Nya.
      Kamu boleh berpacaran, asal bidadari yang kamu pacari bukan dari Ciptaan Allah. Karena ciptaan Allah selalu untuk kebaikan. Jadi jangan kamu rusak ciptaan Allah dengan kelakuan yang dilarang Allah yakni dengan pacaran sebelum menikah/ sebelum ijab qobul terucap.
    • Boleh pacaran, namun jangan dilakukan di atas bumi yang diciptakan Allah ini.
      Bumi Allah itu untuk hidup dan menghidupi, bukan untuk hancur dan menghancurkan. Allah yang menciptakan dan hanya Allah yang boleh menghancurkannya, kelak ketika hari kiamat tiba. So jangan pacaran sebelum nikah di atas Bumi milik Allah ini.
    • Dan kamu boleh pacaran sebelum nikah jika menemukan seekor Tyrex sedang beranak dipadang pasir. Hihihihi....
    Cara terbaik untuk bisa merasakan nikmatnya pacaran yakni dengan menikahi seorang bidadari terlebih dahulu. Dengan begitu, tak hanya nikmat yang kita dapat namun ketenangan, kenyamanan, dan kesempurnaan cinta.  Allah pun sudah mengatakannya dalam kitabnya Al Qur'an berikut :
    Diantara tanda-tanda kekuasaanNya, Dia menciptakan untuk kita isteri-isteri, agar kita merasa tenteram dan mendapatkan rasa kasih sayang, hal ini benar-benar terdapat untuk kaum yang berfikir. Baca ya, bukan pacar, tetapi isteri-isteri yang akan membuat tentram karena jauh dari dosa. Dan Allah selalu mengakhiri dengan kalimat “tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. (QS. Ar Rum : 21)
    Semuanya sudah tegas bahwa pacaran sebelum adanya pernikahan itu haram, dan pacaran setelah adanya penikahan itu halal.  Bagaimana kawan? Siap untuk pacaran setelah menikah?

    Oleh Yogi Permana | IG: @permanaglobal  | Twitter: @permanaglobal

    Demikianlah artikel dari atmosferku.com tentang Ada Kabar Baik, Pacaran Ternyata Diperbolehkan. Jika Anda menyukai dan juga bermanfaat untuk yang lain, mohon SHARE YAA Sahabat, serta jangan lupa memberikan like, twit atau berkomentar di bawah ini sehingga bisa menjadi referensi bagi sahabat semua di jejaring sosial Anda. Terima kasih.
    Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
    Buka Komentar
    Tutup Komentar