Skip to main content

Cepatlah!! Allah Menunggumu, Allah sedang Rindu Padamu


Ujian yang sedang kamu alami, bukan pertanda Allah Marah sama kamu, tapi Allah Rindu





Cepatlah!! Allah Menunggumu, Allah sedang Rindu Padamu
Atmosferku.com

Atmosterku.com | Cepatlah!! Allah menunggumu, Allah sedang rindu padamu - Sebagai manusia, kamu tidak akan pernah terlepas dari masalah. Entah itu masalah yang kamu buat sendiri, maupun masalah yang dibuat orang lain tapi nyrempet ke kamu. Semuanya tetep, kamu harus menyelesaikanya, kalaupun tidak dan memilih menjauhi, nantinya kamu akan mendapat masalah yang baru.

Itu akan terus terjadi sampai kamu benar-benar sudah tidak bisa lagi menerima masalah dan menyelesaikan, itu ketika takdir untuk pulang telah tiba.

Pernah terbayang kenapa manusia selalu diuji dengan sebuah atau malah banyak masalah? bahkan banyak harta dan rasa kebahagiaan merupakan sebuah masalah. Kenapa?

jika kamu merasakan itu, itu semua adalah ujian. Allah sudah mengatakan dalam kitabNya tentang kesenangan dunia dan kamu akan dicoba dengan banyak hal termasuk urusan perut yakni kelaparan.

Akibat kamu sering merasakan seakan masalah bertubi-tubi datang dan menghujam. Rasanya, Allah seperti tidak adil, ada banyak yang tanpa sholat tanpa puasa mereka bisa sukses. Tapi kamu yang rutin sholat malah terasa lebih banyak masalah. Iya atau ya?

Jika semua itu terjadi padamu sebagai tanda bahwa Allah hanya sedang rindu, itu gimana? apa iya kamu akan menyalahkan Allah yang rindu pada kehadiranmu dalam setiap 5 waktu. Cepatlah!! Allah menunggumu, Allah sedang rindu padamu

Ujian yang kamu alami tidak disebabkan karena Allah marah, itu tidak. Allah itu Maha Baik! dan rasa  sakit hati yang kamu alami juga bukan karena Allah benci. Meskipun hati manusia itu mudah dibolak/ikan. Tapi Allah itu Maha Baik! Maha Baik!

Ujian yang sedang menghampirimu, ujian yang sedang menempel erat padamu. Bukan pertanda Allah sedang marah, Allah juga tidak pernah benci, namun Allah hanya sedang rindu, rindu pada kamu agar lebih mendekat padaNya. Kembali dengan dzikir dan sholat karena Allah, bukan karena keinginan untuk sukses semata, keinginan hanya untuk mendapatkan sesuatu, setelah itu lupa lagi.

Allah rindu keluh kesahmu,
Allah rindu rintihan malammu,
Allah rindu curhatanmu tentang dunia,
Allah rindu bertemu denganmu dalam setiap ibadahmu,

Itu saja, bukan yang lain semisal Allah itu murka dan marah. Bukan itu. Allah itu Maha Baik. Selalu mengingatkan kamu dengan kebahagiaan, apakah kita akan ingat dengan bersyukur dan juga dengan kelaparan, apakah kamu akan bersabar?

Silahkan Baca



Allah itu rindu pada kamu semua. Ujian  sebagai teguran untukmu, agar kamu juga paham, bahwa hati juga sebenarnya merindukan Allah. Ingin mendekat dan bersua dengan Allah dalam ibadah.

Bagaimana lagi Allah menegurmu jika bukan dengan rasa sakit? agar kita bersabar dan kembali ingat, menumbuhkan lagi rasa rindu padaNya.

Bagaimana lagi cara Allah memanggilmu jika bukan dengan Kekecawaan? agar kamu memahami, yang pantas kamu rindukan dan percayai adalah Allah saja. Bukan yang lain.

Namun, malah mengindahkannya. Walhasil, dari banyak yang mengalami kekecawaan terhadap orang lain. Itu salah sendiri, kamu yang melupakanNya, DIA yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Rasa kecewa yang terlalu akan menimbulkan rasa sakit, dan hal tersebut juga menjadi sebuah ujian, serta menyebabkan pikiran lelah, kemudian tersakiti dengan berucap  "kejamnya dunia". Padahal saja, kamu sendiri yang berulah. Ya atau Iya?

Ingat, ujian itu tanda kalau Allah sedang rindu kepada kita semua. Itulah cara Allah memanggil kita kembali mendekat kepada-Nya, kembali mengingatNya. Agar kita tidak lagi menyalahkan dunia. Agar kita menjadi lebih tenang dalam pelukan kerinduanNya.

Cepatlah!! Allah menunggumu, Allah sedang rindu padamu. Iya kamu, emang siapa lagi? kamu hamba-Nya yang sangat Dia cinta dan sedang baca artikel ini.


  
Pustaka : @sebarisnama_
Doa kami, Semoga rezeki berlimpah untuk pembaca semua hari ini. Aamiin
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar