Skip to main content

Asyik Ngobrol sama Sosok Kakak, yang Ternyata sudah Tiada

 
Asyik Ngobrol sama Sosok Kakak, yang Ternyata sudah Tiada

Maaf ya, nulis cerita horrornya terpending sekitar 2 minggu lamanya. Tulisan ini sempat saya hentikan dan cuma sebagai draft saja. Soalnya saat saya nulis ini malam-malam sambil lihat kanan kiri depan belakang kok. Bulukuduk juga kadang mrinding sendiri tiap nulis di kanal cerita horror ini.

Namanya juga manusia, pasti ada rasa takut dalam diri, tapi kita mesti bisa menguasainya, karena manusia itu hakikinya kuat. Hehehe... sok bijak! Padahal artikel ini tertunda karena saat menulis terus berhenti, dikarenakan ada kejadian di kamar yang tiba-tiba mencekam. Itu yang menyebabkan tertunda sampai 2 minggu. 

Oke, cerita horor kali ini datang dari seorang Ibu, namanya Bu Elok, salah satu emak preneur di Kebumen yang malam kamis seminggu lalu tepatnya, menceritakan saat beliau kecil sering melihat atau mengalami cerita-cerita horor. Seperti pada cerita yang saya tuliskan ini. Saat masih kecil, beliau sering ngobrol dengan kakak perempuannya, yang belum pernah dilihatnya. Karena sudah tiada sebelum beliau lahir.

Silahkan Baca : Setelah Menggerutui Mayat, Akhirnya Mengalami Peristiwa Aneh


Begini ceritanya,

Sewaktu dulu masih kecil, Saya sering didatangi oleh kakak yang sudah meninggal. Padahal kakak meninggal dari usia 10 bulan, dan pastinya saya sendiri belum lahir.

Jadi, setiap sore ketika sedang duduk santai didepan rumah, saya ditemui oleh kakak saya tersebut, dan pada saat itu ibu saya belum pernah cerita tentang kakak yang sudah meninggal, karena saat itu saya masih terlalu kecil.

Terus Kenapa saya tau itu kakak saya?

Pas didatangi, sosok yang mendatangi tersebut mengaku sebagai kakak saya, namanya juga nama kakak saya. Saat itu juga tiap sore selalu didatangi dan ngobrol berdua, akrab banget. Namun saya sudah lupa obrolannya tentang apa.

Sering, tiap sore saya diajak ngobrol oleh sosok kakaknya tersebut. Dan ibunya sering memergoki saya sedang ngomong sendiri kaya sedang berdialog dengan orang.

Kemudian suatu ketika, pas memergoki saya kaya lagi ngobrol sendiri, Ibu saya menanyakan. "Kamu itu ngomong sama siapa sih?"

Saat itu saya menjawab, "aku ngobrol sama kakak Bu".

Ibu terus kaget, sama bilang sesuatu tetapi saya lupa bilang apa, yang saya ingat tuh, ibu bilang, "Kakak siapa? Kakakmu itu sudah meninggal!! sejak kamu belum lahir".

Habis itu, saya terus digendong sama Ibu masuk ke dalam rumah, tapi saya sempat jengkel waktu itu pas diajak masuk. Bayangkan, saat itu lagi seneng-senengnya ngobrol sama kakak sendiri. 




Memang naluri anak kecil seringkali bisa melihat yang kasat mata, apalagi diwaktu sore. Waktu peralihan, bahkan kita disuruh menutup rapat-rapat rumah saat sore menjelang maghrib atau berdiam diri di Masjid.

Setidaknya sekarang waktu sore menjelang maghrib sudah dianggap hal yang sepele, namun tetap kita mesti menyadarinya. Usahakan untuk berhenti saat melakukan perjalanan, untuk menunaikan ibadah, kemudian meneruskannya lagi setelah sholat maghrib.

Silahkan Baca :  
  
Doa kami, Semoga malam ini sobat semua di Lindungi Allah dalam tidurnya. Aamiin
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar