Skip to main content

Tanda-Tanda kalau Kamu termasuk dalam Kategori Orang-Orang yang Tulus



Tanda-Tanda kalau Kamu termasuk dalam Kategori Orang-Orang yang Tulus
Hari gini nggak dapat profit? nggak deh lah yaa. Kayaknya memang jaman sekarang apa-apa mesti ada pamrihnya ya. Mau pipis aja bayar, air minum saja yang jelas negeri ini sebagian besar perairan, masih saja milih yang bayar. Padahal tiap rumah ada sumurnya. Hehee

Kalau itu sih karena kita yang membeli, tapi kalau menolong?tetep sama saja. Sebelum membahas Tanda-Tanda kalau Kamu termasuk dalam Kategori Orang-Orang yang Tulus. Pernah kamu memperhatikan disekitarmu atau mungkin kamu pernah mengalaminya sendiri. Gimana reaksi orang, saat disuruh menolong dengan dikasih imbalan langsung dengan yang nggak dikasih imbalan?

Coba yang menolong banyakan yang mana? saya yakin, reaksi lebih banyakan yang dikasih upah daripada yang kosongan. Bisa jadi akan berbondong-bondong menolong. Karena saat ini uanglah yang menjadi orientasi primer kebanyakan orang.

Bagaimana tidak, sekarang ekonomi semakin menghimpit masyarakat kalangan bawah. Sedang kalangan atas semakin jumawa dengan kekayaannya, kalangan menengah bagaimana? semakin ditekan oleh hutang-hutangnya, iya nggak sih begitu?

Silahkan Baca : Setelah Hijrah bukan Berarti Kamu bebas Menghelai Nafas


Semoga saja tidak begitu, itu pikiran saya saja yang salah. Karena saat ini, juga sudah banyak orang yang tulus, ikhlas dalam meolong orang lain. Semata-semata ia hanya memikirkan kebaikannya saja, ingin meringankan beban orang lain.

Memang sih, nggak mudah juga menemukan orang-orang yang demikian, satu kali dua kali, okelah masih mau tanpa profit. Setelahnya gimana? semakin lama pasti akan semakin malas. "Ngapain sih menolong terus, nggak dapat apa-apa juga?".

Apapun itu yang namanya orang-orang yang menolong tanpa mengharapkan pamrih itu namanya orang yang tulus. Sebaliknya, orang yang menolong dengan mengharapkan pamrih, namanya sih kerja, bukan menolong.

Nah biar bisa buat belajar dan menjadi cerminan bagi diri sendiri, berikut saya lampirkan beberapa tanda-tanda kalau kamu termasuk dalam kategori orang-orang yang Tulus.

Tanda-tanda kalau kamu termasuk dalam kategori orang-orang yang tulus tersebut saya dapatkan dari tausiyah Aa Gym, Da'i yang begitu menyejukkan ditiap tutur katanya, jadi baca baik-baik ya.

1. Tidak mencari sebuah popularitas dan tidak menonjolkan diri.

2. Tidak rindu akan pujian dan tidak terkecoh sama sekali dengannya.

3. Tidak silau dan cinta akan jabatan.

4. Tidak diperbudak oleh imbalan dan balas budi.

5. Tidak mudah kecewa.

Silahkan Baca : Penyakit Keumuman Manusia, Tidak ada yang Bisa Lepas Darinya


6. Tidak terikat dengan suatu golongan manapun.

7. Tidak membedakan perbuatan yang besar dan yang kecil.

8. Ridho dan marahnya bukan karena perasaan pribadi.

9. Ringan dan lahap serta nikmat dalam melakukan perbuatan baik.

10. Tidak egois karena selalu mementingkan kepentingan bersama.

11. Tidak membeda-bedakan pergaulan.

Bagaimaana? apa salah satu dari 11 tanda-tanda tersebut ada pada dirimu? kalau belum, mumpung masih ada kesempatan, mari kita perbaiki diri dengan cara mendekat pada Allah. Sungguh, DIA yang mampu membolak/ikkan hati secara seketika.

Berdoalah selalu agar kita senantiasa mendapat perlindungan iman dan islam dalam diri kita, kepada siapa berdoanya? jelas itu pada Allah. Karena DIA yang Maha Melindungi.

Silahkan Baca : Dunia adalah Perjalanan menuju Nikmat Terdahsyat Kaum Muslimin


Memilih kebaikan memang sebuah pilihan, namun sebenarnya, kalau kita hidup dengan yang lain, dalam arti bukan hidup sendiri, memilih kebaikan adalah sebuah jalan yang wajib dipilih. Hidup bersosial tak aka lepas dari interaksi dengan yang lainnya.

Nah, disitulah kenapa kebaikan seharusnya menjadi perkara yang musti di WAJIBKAN. Kalau dihati dan pikiran kita sudah terslimuti kebaikan yang kental, bagaimana bisa menyakiti orang lain?




Kata orang, dia yaang menanam maka  dia pula yang akan menuai hasilnya. Dan ada sebuah lagu, "Tongkat dan batu jadi tanaman", sebuah makna yang kuat ada disitu. Bagaimana kalau tongkat dan batu bisa jadi tanaman, kalau daerah tersebut tidak subur dan baik untuk kehidupan.

Batu yang keras bisa jadi tanaman, dan tidak terlihat lagi kerasnya. Itulah salah satu dari Alam, bahwa menjadi orang-orang yang tulus akan menjadikan sekitar penuh dengan kehijauna (kesejukan), kalau sudah sejuk, ketenangan akan segera diraih.

Silahkan Baca : 

  
Doa kami, Semoga rezeki berlimpah untuk sobat semua hari ini. Aamiin
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar