--> Skip to main content

Anak 11 Tahun Tenggelam di Sungai Kedungbener Kebumen, Ditemukan Meninggal di Bendungan Plered

 Anak 11 Tahun Tenggelam di Sungai Kedungbener Kebumen, Ditemukan Meninggal di Bendungan Plered


Anak 11 tahun tenggelam di Sungai Kedungbener Kebumen. Korban ditemukan di Bendungan Plered, polisi imbau orang tua waspada.

Atmosterku.com | Anak 11 Tahun Tenggelam di Sungai Kedungbener Kebumen, Ditemukan Meninggal di Bendungan Plered - Suasana siang di sekitar Bendungan Plered Pesucen, Desa Wonosari, Kecamatan Kebumen, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Jumat (13/2/2026). Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dilaporkan tenggelam saat mandi di aliran Sungai Kedungbener. Warga yang mengetahui kejadian itu segera berupaya melakukan pencarian, dibantu relawan dan aparat kepolisian. 
 
Setelah beberapa waktu penyisiran dilakukan, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi mengapung di tepi sungai. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus menjadi pengingat akan bahaya arus sungai yang tampak tenang namun menyimpan risiko. Kejadian Anak Tenggelam di Kebumen 2026 ini kembali menegaskan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di area perairan terbuka.

Korban Diduga Tak Mampu Melawan Arus

Korban diketahui bernama Alfian Rizky Sasmito, warga Desa Tanahsari, Kecamatan Kebumen. Berdasarkan informasi dari Polres Kebumen, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 13.45 WIB.

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa laporan pertama berasal dari warga yang melihat adanya anak tenggelam di lokasi bendungan.

“Seorang saksi mendapat informasi ada anak yang tenggelam, kemudian menuju lokasi. Saat tiba, korban sudah tidak terlihat di permukaan air. Pencarian dilakukan bersama warga dan relawan hingga korban ditemukan mengapung di pinggir sungai,” ujar Kapolres, Sabtu (14/2/2026).

Diduga, korban tidak mampu menguasai arus sungai yang cukup deras di sekitar bendungan.

Dievakuasi ke RSUD, Tidak Ada Tanda Kekerasan


Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD untuk pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan dokter memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Petugas hanya menemukan luka goresan di tangan kiri, yang diduga akibat gesekan dengan material di sungai. Penyebab kematian dipastikan karena tenggelam di sungai dengan kedalaman sekitar dua meter.

Anggota Polsek Kebumen melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Imbauan Waspada di Area Bendungan

Peristiwa Tenggelam di Sungai Kedungbener ini menjadi perhatian aparat kepolisian. Kapolres mengimbau orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain atau mandi di sungai.

“Kami mengingatkan para orang tua agar selalu mendampingi anak saat beraktivitas di sungai, apalagi di area bendungan yang arusnya cukup kuat,” tegasnya.

Wilayah sungai dan bendungan di Kabupaten Kebumen memang kerap menjadi lokasi aktivitas warga, terutama anak-anak saat siang hari. Namun di balik itu, risiko Bahaya Arus Sungai Kebumen tetap perlu diwaspadai.
  

"Selama kita masih punya hati yang hidup, mari sebarkan kebaikan" www.atmosferku.com
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar