Skip to main content

Bukan sekadar Kaya, Periksa kembali Niat dan Caranya



Percaya tidak kalau jaman sekarang ini atau biasa kita sebut jaman now, kekayaan menjadi sebuah prioritas? kekayaan dan kekuasaan, itu tepat banget ya. Dimana yang kaya, dia akan berkuasa. Demi mendapatkan kekayaan tersebut beberapa orang sampai melakukan cara-cara yang instan. Namun apakah harus begitu?

Jika sudah meraih kekayaan, apa iya harus jumawa kalau dia yang berkuasa? apa iya dengan uang, hidup akan nurut sama dia? Apa yakin, kalau sudah kaya dan berkuasa, mereka akan memperoleh ketenangan dan kebahagiaan yang hakiki? belum tentu!

Perlu diingat yaa, "Bukan sekadar kaya, periksa kembali niat dan caranya."

Persoalannya begini. Kaya itu bukan cuma soal akumulasi harta, melainkan soal distribusi harta. Hendaknya sih begitu. Dengan kata lain, yang dipikirkan itu sesama, bukan dirinya dan keluarganya saja. Manfaat, manfaat, dan manfaat.

Silahkan Baca : Kalau Fokus pada Proses maka Hasilpun akan Bersahabat pada Kita

Terus, gimana dengan kebahagiaan?

Miskin, bahagia. Kaya, bahagia. Tapi kalau kaya, kita bisa membahagiakan orang banyak. Right? Bikin berbagai program sosial, mulai dari sekolah, klinik, rumah sakit, rumah ibadah, sport centre, dll. Maka, niatkan untuk kaya yang bermanfaat bukan hanya kaya untuk berkuasa atau menguasai. Niatkan, ikhtiarkan!

Satu lagi. Sebaik-baik harta berada di tangan orang beriman. Ini pesan Nabi. Kenapa? Agar orang baik-baik yang mengendalikan peradaban. Bukankah ini teramat penting? tidak perlu nanya lagi!

Kalau kita lemah, maaf, maka kita akan dikendalikan. Ingat, orang beriman yang kuat lebih disukai Allah. Hmm, kuat apanya? Kuat fisiknya, finansialnya, ilmunya, imannya, dan amalnya. Pokoknya bantu share ya tulisan ini. Biar banyak orang Islam yang kaya tapi masih buta, terus sadar terus beriman dan terus bermanfaat buat sesama.

Silahkan Baca : 3 Level Orang Baik - Baik ketika Mencari Rezeki

Kalau kaya, terus sombong, gimana tuh? sama saja dengan orang miskin yang sombong. Itu mah tergantung orangnya. Insya Allah teman-teman pembaca blog atmosferku.com disini istimewa. Kaya, baik hati, tidak sombong, dan suka menabung. Hehehe.




Pikirkan lagi. Soal kaya. Fasilitas pendidikan seperti apa yang ingin kita berikan buat anak-anak kita? Fasilitas kesehatan seperti apa yang ingin kita berikan buat keluarga kita? Sebisanya beri yang terbaik. Meski itu relatif lebih mahal.

Cobalah berpikir untuk orang lain, bukan sekedar memikirkan keinginan sendiri buat menguasai orang lain melalui kekayaan, kemudian bisa jadi berlagak semena-mena. Pikirlah, jika manusia itu makhluk sosial, yang tidak bisa hidup sendiri. Butuh manusia yang lain, untuk saling menolong dan membantu bukan untuk saling menguasai.

Silahkan Baca : 
  

Oleh Yogi Permana
Pustaka : WA Ippho Santosa
Doa kami, Semoga rezeki berlimpah untuk sobat semua hari ini. Aamiin
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar