Kalau Fokus pada Proses maka Hasilpun akan Bersahabat pada Kita

Kalau Fokus pada Proses maka Hasilpun akan Bersahabat pada Kita

Google.com


Berulangkali sadar tidak menyadari, ada keinginan kuat untuk melakukan suatu hal, namun seringkali kita ragu untuk melakukan sesuatu hal tersebut. Bahkan untuk memulai sebuah perbincangan dengan orang baru saja rasanya tak mudah bagi kita. Canggung, dan seperti kurang nyaman. Serta banyak ketakutan yang seketika muncul dipikiran. Membuat kita menjadi cemas dan akhirnya memilih menunggu dan diam untuk beberapa waktu. Menunggu mereka tanya terlebih dahulu.

Tidak sedikit rasa penyesalan datang karena terlalu terjebak dalam bayang ketakutan. Langkah yang ragu membuat waktu berlalu penuh kesia-siaan. Padahal seringkali yang kita takuti itu tidak terjadi. Hanya dramaatisir pikiran yang membuat jadi semakin tidak berdaya. Tak mampu berulah lebih ekspresif.

Dulu menyebut segala ketakutan sebagai awan hitam kelam. Dari kejauhan terlihat menyeramkan. Membuat diri merasa harus pergi menghindar dan tak akan mungkin bisa melewatinya. Apalagi jika awan hitam ini ditambahkan dengan kumparan petir yang menyengat menyakitkan serta menggelegar mengguncang jiwa. Sudah pasti takkan mau mendekati apalagi menembusnya.

Silahkan Baca :   

Tapi jika selalu dan terus menutup mata. Lalu memaksakan diri melewatinya dengan menghilangkan imajinasi ketakutan yang sebelumnya dibayangkan. Ternyata awan hitam itu hanyalah seperti gumpalan kapas saja. Wusss... dengan mudah bisa dilewati. Tidak semenakutkan yang dibayangkan.

Awan hitam ini hanya analogi dari rasa takut. Semakin fokus pada ketakutan maka akan semakin besar ketakutan tersebut. Hebatnya Allah menciptakan pikiran kita untuk bisa mengembangkan sebuah objek yang kita fokuskan.

Kalau kita fokus pada proses maka hasilpun akan bersahabat pada kita

Maka, ubahlah titik fokusnya. Fokus pada keberanian untuk bisa melewatinya. Atau keberanian untuk bisa memulai melangkah sedikit saja. Keluar dari belenggu rasa takut yang belum tentu terjadi. Gunakan rasa takut seperlunya. Hanya untuk menjadi lebih bersiap dan waspada. Tapi ingat, waspada bukan harus menghindari.

Sebenarnya yang menghalangi langkah kita untuk memulai suatu pekerjaan adalah karena takut akan hasilnya. Takut bagaimana nanti respon orang lain, takut jika mengecewakan orang, takut hasilnya jelek, takut salah, dan lain sebagainya. Kebanyakan ketakutan itu dibuat-buat saja. Padahal yang kita tau, bahwa hasil adalah urusan Allah SWT.

Ikhtiar kitalah yang akan menjadi ladang pahala. Kemampuan kita untuk mau memulai, lalu bertahan, dan menyelesaikannya yang menjadi titik penilaiannya. Bukan hasilnya. Kalau kita fokus pada proses maka hasilpun akan bersahabat pada kita.

Silahkan Baca :  

  
Doa kami, Semoga rezeki berlimpah untuk sobat semua hari ini. Aamiin
http://bit.ly/2kc0oMq
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments