Skip to main content

Perilaku Lebah Hendaknya jadi Inspirasi bagi Setiap Insan


Perilaku Lebah Hendaknya jadi Inspirasi bagi Setiap Insan
Istimewa


Perilaku Lebah Hendaknya jadi Inspirasi bagi Setiap Insan - Tak jarang kita menjumpai seekor lebah didalam rumah, atau di taman-taman yang penuh dengan bunga-bunga yang berekaran. Tidak perlu takut padanya, lebah tidak akan menyerang, selama kita tidak mulai terleih dahulu untuk mengusiknya.

Begitulah lebah dan bunga, keduanya saling melengkapi, Lebah hanya mengambil nektarnya namun sama sekali tidak merusak bunganya. Lebah akan tetap kalem, selama tidak ada yang mengusiknya.

Jadi jangan anggap remeh temeh seekor lebah, bahkan lebah saja ada di dalam Al Qur'an dengan nama surah sendiri, yakni An Nahl. Namamu gimana? tidak ada kan, kecuali namamu mencatut salah satu kata dalam ayat Al Qur'an.

Ngomong-ngomong soal lebah, lebah memiliki hikmah yang besar untuk manusia. Kehidupan lebah lebah ini sangat sarat dengan pelajaran dan hikmah. Tak terkecuali pada seekor lebah. Allah menghadirkan lebah dengan bertabur manfaat. Lihatlah Surah An-Nahl 16 ayat 68-69.

Silahkan Baca : Belajar Dari Semut: Organisasi Diri pada Semut

Bukan itu saja, perilaku lebah hendaknya jadi inspirasi bagi setiap insan.

 *Pertama*, lebah hanya menghisap saripati bunga. Ia mengambil seperlunya dan membiarkan yang lain. Lebah tidak serakah.

*Kedua*, lebah menghasilkan madu dan propolis. Ia ambil yang baik-baik, lalu ia keluarkan yang baik-baik. Tidak saja halal, tapi juga sarat manfaat dan bagi manusia insya Allah sarat keberkahan.

*Ketiga*, lebah tidak merusak. Di mana pun ia hinggap, tak satu pun daun atau ranting yang rusak. Alih-alih merusak, lebah malah membantu penyerbukan tumbuhan.

*Keempat*, lebah merupakan serangga sosial yang gemar bergotong-royong dan hidupnya saling ketergantungan. Pembagian tugasnya penuh keteraturan dan penuh kesadaran diri, sehingga kelangsungan koloni sangat terjamin.

*Kelima*, lebah itu kuat. Ia tidak pernah mengganggu pihak lain selama dirinya dan kaumnya tidak diganggu. Tapi, apabila dirinya dan kaumnya dizalimi, maka ia bersama rekan-rekannya akan segera membalas.

Silahkan Baca : Capung: Mesin Terbang Super Canggih [1]


Itulah kenapa koloni lebah sangat kuat dan pemberani, harusnya menjadi pelajaran untuk koloni manusia. Terutama untuk umat Islam, yang mana ukhuwah Islamiyah merupakan pengungat satu sama lain agar tidak mudah tercerai berai.

Lihat lebah, kalau sarangnya diusik, meskipun mereka bubar tidak jelas serta acak gerakannya, tapi akan menyerang secara bersama-sama pada si pengusik. Mereka kecil ukurannya, tapi besar ketika mereka bersatu. Itulah lebah.

Umat Islam pun harusnya demikian, ketika berusaha dibubarkan, akan bergerak kesegala penjuru namun ya, sambil berpikir siapa pengusiknya, setelah itu bersatu melawan.

Bukan Rasulullah menguatkan Islam dengan cara seperti lebah. Saat berperang membela Islam, Rasulullah SAW pun menggunakan power Ukhuwah, menjaga Umat tetap siap berjuang. Seperti halnya lebah, berjuang meskipun ada sebagian prajurit yang mati di medan pertempuran, tapi itu berpahala untuk menjaga kelangsungan koloninya.

Demikianlah beberapa kelebihan lebah. Semoga dari sini kita semua bisa mengambil pelajaran dan hikmah. .

  

Pustaka
WA Ippho Santosa
Tidak ada hewan atau hal apapun di dunia ini diciptakan, melainkan untuk menjadi sebuah pelajaran, untuk orang-orang yang berfikir.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar