Skip to main content

Barang-Barang yang Memakai Bahasa Inggris lebih Mahal

Barang-Barang yang Memakai Bahasa Inggris lebih Mahal
Barang-Barang yang Memakai Bahasa Inggris lebih Mahal - Beberapa waktu yang lalu viral. sebuah postingan yang menyebutkan bahwa kita harus berhati-hati, agar jangan beli barang-barang yang memakai bahasa "English" (inggris). Dikarenakan barang-barang tersebut harganya akan sangat muahalll, dibandingkan dengan barang-barang yang menggunakan bahasa Indonesia terutama Bahasa Jawa.

Apa benar begitu?

Awalnya cukup diragukan, tapi setelah membacanya dan menyambungkan dengan logika, iya juga ya. Jadi, agar pembaca tidak penasaran, silahkan baca dibawah ini.

​Contohnya :​

Kopi Ireng : Rp.2.000,
Black Coffee : Rp.15.000,
Ra percoyo dolano cafe (kalau tidak percaya pergilah ke cafe)

Pijet : Rp.30.000,
​Massage : Rp.300.000,
​ Ra percoyo dolano panti pijat (kalau tidak percaya pergilah ke panti pijat)

Banyu adem (air dingin) : Rp.500,
Cold Drink : Rp.8.500,
Ra percoyo dolano ke minimarket (kalau tidak percaya pergilah ke mini market)

Silahkan Baca :  Kumpulan Cerita Lucu yang akan Membuatmu Tertawa

Ayam Goreng : Rp.5.000,-
​Fried Chicken : Rp.27.000,-​
Ra percoyo dolano mc'donald/kfc (kalau tidak percaya pergilah ke McD/ KFC)

Pecel : Rp.5.000,- ​
Salad with peanut sauce : Rp.22.000,-​
Ra percoyo dolano nang pizza hut (kalau tidak percaya pergilah ke pizza hut)

Rusun Pinggir Kali : Rp.70 juta
​Riverside Apartment : Rp.650 juta​
Ra percoyo tukuo opo meneh kredit (kalau tidak percaya belilah atau tidak kredit saja)

Bahkan untuk tanah pemakaman alias Kuburan ndeso : Rp.gratis ​
Mount Carment : Rp.65 juta​
Ra percoyo cobanen (kalau tidak percaya cobalah) hehehe....

Ngeri meneh iki (Lebih ngeri lagi ini) :
6 Apel = Rp.12 ribu
​Apple 6 = Rp.12 Juta​
Ra percoyo dolano toko ponsel (kalau tidak percaya pergilah ketoko ponsel)

Raup (cuci muka) = Rp.1000
 ​Facial = Rp.50 ribu​
Jelas bakal bikin Bangkrut...bangkrut...!

Kalau melihat harga seperti diatas memang paling enak jadi wong ndeso ya, lebih murah, harga-harganya lebih terjangkau. Kalau pas bayar tidak bikin nggrundel di hati.

Silahkan Baca : Pas bisa Bangun Pagi, Kasur malah Hilang #ceritalucu


Namun, itu juga bisa menjadi cerminan bagi bangsa kita sendiri, bagaimana tidak, jika produk luar negeri masih menjadi produk yang eksklusif. Serta meningkatkan gengsi, lain jika menggunakan produk dari daerah sendiri. Dianggap sebelah mata, padahal bahan dari produk luar ya dari negara kita sendiri.

Contohnya lagi, menggunakan kalimat "Thanks dengan Terima kasih atau matur nuwun", pasti gengsinya dapat yang menggunakan kata Thanks. Ya tidak?

Yuk mikir.... :-D



  
Penulis :
Yogi Permana
Doa kami, Semoga rezeki berlimpah untuk sobat semua hari ini. Aamiin
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar