Kalau Orang sudah Jatuh Cinta dan Mabuk Pacaran, Susah di Nasehatin

Kalau Orang sudah Jatuh Cinta dan Mabuk Pacaran, Susah di Nasehatin

Kalau Orang sudah Jatuh Cinta dan Mabuk Pacaran, Susah di Nasehatin

Kalau Orang sudah Jatuh Cinta dan Mabuk Pacaran, Susah di Nasehatin - Orang kalau jatuh cinta susah dinasehati apalagi kalau sudah terjeremus ke hubungan pacaran pokoknya dunia serasa milik berdua, seolah tidak lagi butuh yang namnya orang lain.

Bahkan orang tua sendiri saja bisa dilupakan, karena lebih mementingkan dan lebih berharga pacarnya sendiri. Setiap hari statusnya dipenuhi tentang cinta postingnya foto-foto berdua padahal belum sah !

Semua yang ada difikirannya cuma cinta dan cinta, sampai kalau ada yang berniat baik menasehati dianggap ikut campur, iri, tidak laku, atau bahkan saat kita berusaha istiqomah mempertahankan kejombloan, kita malah dianggap so Alim, so suci dan blabla lain nya.

Tapi pas ngrasain putus mereka merasa jadi makhluk paling menderita, statusnya berubah haluan jadi galau-galau setiap harinya. Udah seperti manusia paling tersakiti, merasa tidak dihargain, merasa sangat dibohongin dan sebagainya. Yang paling parah kalau sampai menyalahkan Allah.

"Yaa Allah, kenapa dia memutuskan aku, padahal aku sayang dan cinta banget sama dia. Kenapa, kenapa, kenapa yaa Allah". 

Ada yang berdoa seperti itu ketika diputusin? hadeeeew.... kudu ngaca deh itu orang. Hehehe...

Silahkan Baca : ADA KABAR BAIK, PACARAN TERNYATA DIPEBOLEHKAN


Mereka lupa jika Allah melarang berbuat pacaran, jangankan pacaran, lha wong mendekatinya saja sudah Allah larang kok, tapi masih saja banyak orang yang melanggar dengan mengatasnamakan cinta.

Terus giliran disakitin nyarinya juga Allah. Kemudian ngadu menganggapnya itu cobaan terberat, harusnya kita sadar pacaran itu penghianat terhadap Allah, mengabaikan larangan Allah. Jadi kalau disakiti atau tersakiti itu salahmu sendiri karena telah melanggarnya .

Logikanya saja begini ya, larangan Allah aja berani dilanggar apalagi cuma makhluk kaya kamu, jangan lupa kendali hati kita itu ada ditangan Allah.

Dia berhak membolak balik hati manusia. Jadi jangan heran kalau pasanganmu tiba-tiba berubah, memilih memutuskanmu.

Kalau Orang sudah Jatuh Cinta dan Mabuk Pacaran, Susah di Nasehatin

Jadi jangan berfikir kita akan bahagia karena cinta kalau kita melalukan sesuatu diatas murka Allah. Apapun dalihmu utk menghalalkan sesuatu, cinta yang dibangun dengan pacaran itu haram kecuali dibangun setelah menikah!

Dan jangan pikir berakhir bahagia selama kita masih mencintai makhluk lebih besar dibanding cinta kita pada Allah dan Rasul.

Silahkan Baca : Foto-Foto betapa Miris dan sangat Parahnya Gaya Pacaran Anak Jaman Sekarang


Jadi gimana? masih mau pacaran? Putuskan atau halalkan. kalau udah putus ya terus dilanjutkan dengan istiqomah dalam kesendiria, jomblo fisabilillah, Bukan malah curhat kesana curhat kesini, ekh ujung-ujungnya nyari pelampiasan dan pacaran lagi. Diputusin lagi, gitu seterusnya.

Mintalah ke Allah dengan jalan yang Allah Ridhoi, pasti Allah kasih kok, jangankan jodoh, lha wong surga Aja Allah kasih kalau kita mau taat. Yakin belum mau taat?

Yakin tidak mau dikasih Syurga? kalau mau ya TAAT!!

  
Penulis : Nadhillah Gayvani 
Doa kami, Semoga rezeki berlimpah untuk sobat semua hari ini. Aamiin
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments