Skip to main content

Sebuah SPBU di Bandung Tutup Menjelang Waktu Shalat untuk Berjamaah

Sebuah SPBU di Bandung Tutup Menjelang Waktu Shalat untuk Berjamaah

Sebuah SPBU di Bandung Tutup Menjelang Waktu Shalat untuk Berjamaah - Gimana ya saat mau mengisi bensin tapi saat pas di Pom Bensin sepi, tidak ada petugas yang berjaga di POM Pengisian? padahal ketersediaan bahan bakar ada. Kira-kira kamu gimana?

Bakal marah atau tidak? tapi tunggu dulu, jangan langsung marah, mungkin ada hal lain, seperti yang terjadi disalah satu SPBU di Bandung. Ketika terdengar azan berkumandang, SPBU segera tutup sementar sekitar 15 menit, para karyawannya bergegas ke Masjid untuk segera menunaikan shalat berjamaah. MashaaAllah...

Di SPBU 34 40235 yang berada dijalan Ciwastra nomor 235, kota Bandung. Lokasi tepatnya berada si depan  SDN Cijawura keadaan akan sepi ketika azan sudah berkumandang.

Saat  sudah terdengar azan, petugas keamanan pun segera menutup gerbang SPBU, baik gerbang masuk maupun gerbang keluar. Setelah tidak ada lagi yang mengisi bahan bakar. Selain itu, tepat di gerbangnya juga dipasangi spanduk bertuliskan  
 
"SPBU kami tutup 10-15 menit setiap awal waktu sholat, mari kita sholat tepat waktu".

Luar biasa bukan? 15 menit dikali 5, sebanyak 75 menit atau 1,5 jam lebih 25 menit Pom Bensin tersebut tutup dalam kesehariannya. Dalam waktu yang cukup lama tersebut dipastikan akan kehilangan pundi rupiah, tau sendiri kan setiap menitnya pasti ada yang beli bensin.


Setelah semua gerbang ditutup, para karyawannya segera berjalan ke Masjid yang letaknya tidak begitu jauh dari lokasi SPBU. Sekitar 15 menit tutup, dan sama sekali diarea Pom tersebut tidak ada aktivitas.

Kondisi tersebut sudah berjalan cukup lama, semua karyawan termasuk supervisor di SPBU tersebut. SPBU di Bandung ini tutup menjelang sholat dzuhur, ashar dan maghrib selama kurang lebih 10-15 menit. 

Peraturan shalat berjamaah saat waktu shalat dsudah tiba merupakan keinginan dari pemilik SPBU yakni Asep Juhana. Seluruh karyawannya pun meresponnya dengan positif


Dengan begitu, setiap karyawan akan lebih tenang dalam beribadah, tidak sendiri-sendiri juga. Karena biasanya ada yang di mushola, ada yang diruang ganti shalatnya.

Sebuah inspirasi itu datang bisa dimana saja, pemilik SPBU di Bandung ini memberikan hak para karyawannya untuk bisa sholat berjamaah tepat waktu. Disaat yang lain memanfaatkan situasi, di POM ini malah menutup. Sungguh, ini anti mainstream banget.

Tidak banyak yang mau kehabisan waktu selama 75 menit dalam sehari untuk melakukan sholat berjamaah di Masjid. Apalagi sebuah bisnis yang sedang berjalan. Dzuhur, Ashar, dan Maghrib merupakan jam-jam sibuk, biasanya ramai oleh pembeli.

Silahkan Baca :  MashaaAllah, Tukang Parkir ini Menjaga Kendaraan sambil Membaca Al Qur'an

Kalau semua sudah merasa dicukupkan oleh Allah, apalagi yang diperlukan lagi selain beribadah tepat waktu. Seperti bisnis, jika Allah berkehendak, ya bisa saja tiba-tiba melejit dan tiba-tiba hancur. Namun, kalau pondasinya karena Allah, ya tidak memikirkan itu, jalankan saja, dengan tidak mengikat hak-hak karyawannya untuk menjalankan inadah tepat waktu.

MashaaAllah, benar-benar sebuah inspirasi. Kira-kira siapa lagi yang berani memberikan hak karyawannya untuk beribadah yaa??

  
Pustaka :
Tribun Jabar
Doa kami, Semoga rezeki berlimpah untuk sobat semua hari ini. Aamiin
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar