Skip to main content

Jalan Hidup Kita Mungkin Takkan Sama dengan Jalan Hidup Orang Lain


Jalan Hidup Kita Mungkin Takkan Sama dengan Jalan Hidup Orang Lain
Instagram @asridachida
Jalan Hidup Kita Mungkin Takkan Sama dengan Jalan Hidup Orang Lain - Setiap kereta yang melaju, punya tujuannya masing-masing. Tersebab berbedanya tujuan ini, maka akan mengakibatkan berbeda pula rel yang akan dilewatinya.

Dalam kehidupan pun demikian. Kita punya tujuan yang berbeda-beda. Maka jalan kehidupan yang kita alami jadi beragam rasa. Tak ada jalan yang selalu lurus tanpa kendala.

Senantiasa setiap jalan yang kita lalui punya cerita pembelajaran yang membuat kita semakin memaknai apa yang benar-benar kita tuju di akhir perjalanan ini.

Jalan hidup kita mungkin takkan sama dengan jalan hidup orang lain, tetapi jikalau kita ingin mengikutinya janganlah langsung pindah jalan. Tetapi pahamilah apa tujuan akhir yang ia cari? Pastilah akan bertemu juga di jalan yang sama nantinya.

Lalu, apa sebenarnya tujuan dari perjalanan kita di dunia? Jawabannya ada di ujung langit. Kita kesana dengan seorang anak. Anak yang tampan dan juga pemberani~ *malahnyanyi

Baca Juga : Cara Emak-Emak Mengubah BAPER NEGATIF menjadi BAPER POSITIF


Jika kita menjadikan eksistensi dunia sebagai tujuan, maka tak mungkin bisa kita sampai pada puncak bahagia dan rasa puas.

Jika kita menjadikan aksi-aksi dunia sebagai tujuan dari unjuk kehebatan dihadapan setiap manusia, maka tak akan pula ada habisnya.

Sederhananya tujuan dari beribu tujuan kita hanya satu, yaitu pulang dan bertemu Allah.

Semua orang pasti akan pulang dan mengakhiri perjalanan dunianya, tapi yang pulang membawa bukti pengabdiannya sebagai hamba Allah, ialah yang pulang dengan membawa kebahagiaan yang hakiki.

Baca Juga : Pesaing Terberat Bukan Orang yang ada Di Kanan dan Kiri kita


Ditiap rel kehidupan kita, pastikan ingat Allah sebagai tujuan. Hingga apapun yang kita temui, menjadi kebersyukuran yang tiada henti. Menerima segala takdir sebagai bentuk pembelajaran diri.

Apapun yang terjadi, hidup ini terus melaju. Waktu ini kian berlalu. Semakin berkurang durasinya, pastikan semakin ingat pada Sang Maha Pencipta.

Semoga pulang dalam keadaan Husnul Khotimah, syahid fii sabilillah. Aamiin allahumma aamiin.

  
Oleh Chida
Instagram @asridachida
Jangan Lupa Tersenyum
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar