Skip to main content

Dampak Buruk Plak Gigi pada Orang yang Giginya Berlubang


Dampak Buruk Plak Gigi pada Orang yang Giginya Berlubang - Gosok gigi merupakan salah satu cara untuk melakukan perawatan kesehatan pada gigi kita. Itu cara tersedehana, bisa dilakukan setiap hati ketika mandi. Namun, meskipun cara itu yang paling sederhana, masih banyak dari kita yang mengindahkannya.

Misal, sebelum tidur atau setelah makan atau setelah minum kopi tidak gosok gigi. Nah, hal ini yang terus menerus berlangsung menyebabkan timbulnya Plak Gigi. Plak Gigi ini yang nantinya akan menyebabkan karies gigi (gigi berlubang), efek dari bakteri yang ada pada Plak Gigi melakukan fermentasi dan menghasilkan asam serta karies gigi.

Oh ya, Plak Gigi bentuknya seperti ada kotoran yang menempel keras digigi, gigi seakan menjadi semakin tebal. Biasanya lokasi di bagian Leher gigi, tempat yang jarang terjangkau oleh sikat gigi.

Jika tidak segera dilakukan perawatan, Plak Gigi bisa menyebabkan gigi berlubang. Anjuran Dokter kan setiap 6 bulan sekali periksalah kesehatan gigi ke dokter gigi.

Silahkan Baca :  Bahayanya jika Kamu Suka Menahan Kencing (Pipis)

Saya sendiri pernah merasakannya, bukan gigi berlubang sih tapi sariawan yang tidak sembuh-sembuh. Minum obat sariawanpun percuma, seperti kebal.

Setelah saya baca-baca, ternyata penyebab lamanya sariawan tak kunjung sembuh adalah bakteri yang ada di plak gigi.

Jadi tau juga saya mengenai pengaruh plak gigi pada sariawan.

Akhirnya saya pun ke dokter gigi, setelah dibersihkan, alhamdulillah, saya jarang terkena sariawan setelah itu.

Ada yang bertanya juga mengenai pengaruh Plak gigi penyebab karies gigi,

Apakah karies gigi itu? dan apakah akan berdampak pada orang yang punya masalah pada gigi berlubang?

Perlu diketahui juga, kalau karies gigi merupakan kerusakan pada jaringan keras gigi (email, dentin) yang disebabkan oleh Invasi Bakteri.

Melihat pertanyaan diatas, apakah berdampak pada orang yang giginya berlubang?

Karies gigi sendiri secara awam sering disebut lubang gigi atau gigis. Jadi, karies gigi sebenarnya adalah lubang pada gigi, penyebabnya tak lain dan tidak bukan adalah ulah bakteri.

Dalam proses terjadinya karies atau lubang, bakteri menjadi aktor utama dimana gigi-gigi digunakan untuk mengunyah makanan, terutama untuk makanan yang manis.

Idealnya ya, sisa makanan harus segera dibersihkan. Bila terdapat sisa-sisa makanan maka bisa terjadi pelekatan sisa-sisa makan pada gigi yang dihuni oleh bakteri.

Nah, sisa makanan yang melekat pada gigi dan bakteri inilah yang disebut Plak Gigi. Dan Plak Gigi ini sangat lengket. Jika tidak segera dibersihkan, maka akan mengeluarkan produk asam. Asam tersebut yang akan melunakkan gigi dimana Plak Menempel tersebut.

Silahkan Baca :  Mencabut Gigi dapat Menyebabkan Kebutaan, Benarkah?


Dengan berjalannya waktu, proses karies gigi atau lubang pada gigi akan terus terjadi, hingga gigi lama kealamaan akan berlubang, dan semakin lama dibiarkan, lubang akan semakin bertambah besar.

Untuk mencegah terjadinya proses karies gigi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yakni
  • Kumur-kumur setelah makan
  •  Minum air putih yang banyak
  •  Kurangi makanan yang mengandung gula
  •  Gosok gigi sebelum tidur dan sesudah sarapan pagi
  •  Bergaya hidup sehat
  •  Kontrol ke Dokter gigi 6 bulan sekali
Sekali lagi diingatkan, bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Jadi, Plak Gigi memang bisa berdampak pada gigi berlubang, karena akan menyebabkan semakin bertambah besarnya lubang. Sehingga potensi untuk merasakan sakit gigi pun cenderung semakin besar dan sering.

Kalau sudah berlubang dan semakin bertambah besar tapi tidak segera melakukan perawatan, itu bisa menyebabkan gangguan yang lebih serius, yakni
  • Infeksi Pembuluh darah
  • Ngilu yang tak tertahankan pada gigi
  • Radang pada gigi yang bisa menyebar ke organ lainnya
  • Ompong atau kehilangan gigi.
Setelah mengetahui Dampak buruk Plak Gigi, sekarang saatnya untuk memperhatikan benar-benar kesehatan gigi kita. Dari cara menggosok gigi, rutin menggosok gigi sebelum tidur, kumur-kumur setelah makan serta mengurangi makanan yang bisa merusak gigi.


  
Pustaka
Harian Krjogja
Drg. Eri Wishwa Dewi Sp.KG
Gigi memang sepele, tapi berpengaruh besar terhadap kerja seluruh organ. Jika sakit, semua organ akan terasa sakit. So, rawatlah gigimu
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar