Karena Setiap Insan sedang Berjuang Perbaiki Diri dengan Ujiannya Masing-Masing.

Karena Setiap Insan sedang Berjuang Perbaiki Diri dengan Ujiannya Masing-Masing.

Karena Setiap Diri sedang Berjuang Perbaiki Diri dengan Ujiannya Masing-Masing.

Karena Setiap Diri sedang Berjuang Perbaiki Diri dengan Ujiannya Masing-Masing - Hal yang cukup sulit adalah memperbaiki diri, karena disaat kita mulai memperbaiki dari, bisa tiba-tiba beragam godaan menghampiri. Ketekad-bulatan kita sendiri yang harus terus mempertahankannya lah kuncinya. Perjalanan memperbaiki diri adalah perjalanan sunyi di dalam keheningan batin masing-masing diri.

Didalam kesunyian, batin membersihkan dari segala rasa salah yang telah banyak dilakukan, penyesalan, dan permohonan ampun. Bayangan-bayangan salah seperti berduyun-duyun menghampiri.

Tidak ada seorang pun sesakti apapun yang sanggup menembus sempurna ke dalam relung keheningan batin seseorang. Batin yang sedang berusaha memperbaiki dirinya sendiri dari kerusakan yang semakin menjadi.

Silahkan Baca : Setelah Melangkah dan Setelah Memulai, Hendaknya Iringi Proses Hijrah dengan Ilmu

Untuk menjaga haluan agar tetap dalam perbaikan diri dan tidak tergerus oleh godaan lingkungan. Maka yang bisa kita lakukan adalah berikan limpahan cinta kasih yang tulus pada siapapun. Meski dia telah mencemooh proses perbaikan diri kita.

Penting bagi kita untuk menjaga dan bertahan, karena setiap diri sedang berjuang dengan ujiannya masing-masing. Dengan macam-macam godaan yang mencoba merubah haluan, melalui cara yang lembut maupun dalam bentuk kesetiakawanan. 

Sejatinya memang, ketika kita sedang dalam proses perbaikan diri, kita membutuhkan support agar bisa tetap berada dalam haluan yang benar. Itulah betapa pentingnya memilih teman hijrah, yang sama-sama sedang dalam meuju perbaikan, agar bisa saling mengingatkan. Karena setiap diri, tanpa kecuali, membutuhkan energi cinta kasih yang tulus, untuk mendukung perjuangan dan perjalanan batinnya.

Silahkan Baca :  Setelah Hijrah bukan Berarti Kamu bebas Menghelai Nafas

Energi cinta kasih tulus, tak mensyaratkan kata-kata atau pertemuan, cukuplah diniatkan.Tanpa mengganggu urusan orang lain yang sedang dalam proses perbaikan, bukan malah mencemooh.

Kamu yang dalam proses perbaikan diri, bergeraklah dalam diam, menyayangi dalam sunyi, kepada semua makhluknya ilahi. InshaaAllah, Itu yang membuat niat diri tetap terjaga murni.

Cinta, berkah, untuk kita semua...

  
Inspirasi dari Vivit Yun
Photo: Pinterest
Doa kami, Semoga rezeki berlimpah untuk sobat semua hari ini. Aamiin
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments