Skip to main content

Rasakan Energi Positif Orang Lain untuk Menghapus Kesedihanmu

Rasakan Energi Positif Orang Lain untuk Menghapus Kesedihanmu

Rasakan Energi Positif Orang Lain untuk Menghapus Kesedihanmu - Sebenarnya bagaimana sih cara agar kita merasa selalu bahagia?  Sebuah pertanyaan yang dilontarkan oleh sebagian dari kita yang selalu dirundung kesedihan. Akibatnya setiap bertemu dengan orang, akan terlihat sebagai masalah yang baru, yang akan menambah tingkat kesedihannya.

Begitu terus berulang kali. Setiap ketemu orang, beban kesedihannya semakin bertambah. Kenapa bisa demikian? karena pikirannya hanya berpusat pada masalahnya terus yang membuatnya terperangkap dalam kesedihan. Ia tidak mau membuka diri untuk menerima kebahagiaan itu sendiri.

Saat kebahagian lewat, sudah ia tutup dengan pintu kesedihan yang seakan memenjarakan dirinya. Pernah mikir gitu tidak ketika kita sendiri lagi dalam kesedihan?

Muka ditekuk terus, mata terlihat lelah lebam, menunjukkan sekali sedang dalam kesedihan. Setiap ketemu teman atau sahabat, yang diceritain selalu yang menyangkut kesedihannya sendiri, dan itu terus. Teman sendiri seperti tidak ada kesempatan untuk bercerita.

Padahal ya, coba paksakan diri kita, untuk menerima kesedihan tersebut. Dimana, itu kesedihan kita bukan kesedihan orang lain. Jadi, saat kita bertemu teman, buang kesedihan kita tersebut, kosongkan pikiranmu, refreshkan diri.

Silahkan Baca Beratnya Orang Tua Melepas Anak Ke Pondok Pesantren, untuk Kebaikan Dunia Akhirat

Ngobrol-lah sesuatu yang positif, jangan ngobrolin mengenai kesedihanmu. Nantinya malah kita akan selalu diingatkan oleh terus dengan kesedihan kita. Berbincanglah, kalau perlu dengan orang baru. Rasakan energi positifnya, tarik bibir kita menjadi sebuah senyuman. Dengan begitu, orang yang kita ajak berbincang pun akan ikut tersenyum. Saat-saat seperti itulah, energi positif akan perlahan masuk ke kita.

Kalau kita bisa menerima energi positif tersebut, inshaaAllah, energi negatif yang berasal dari masalah kita, secara perlahan akan mengahpus kesedihan demi kesedihan.

Seperti sebuah cerita singkat dibawah ini, yang menggambarkan orang yang terpuruk dan selalu dalam masalah kesedihan digambarkan sakit-sakitan seperti akan mati. Tapi dengan bertemu orang baru dan mau menerima energi positif, akhirnya ia menjadi pribadi yang sehat dan bahagia. Simak yuk

Seorang sopir turun dari mobil mewah di depan tempat pemakaman umum.

Ia berjalan menuju pos penjaga kuburan & berkata : “Pak, tolong temui nyonya di mobil itu, karena tak lama lagi ia akan meninggal!”

Dengan tergesa gesa penjaga kuburan itu segera berjalan menghampiri sang nyonya.

Seorang perempuan lemah, berwajah sedih membuka pintu mobilnya, berusaha tersenyum & berkata :

“Saya....Ibu yang selama ini mengirim uang tiap dua minggu sekali agar Anda dapat membeli seikat bunga dan menaruhnya di atas makam anak saya.

Saya datang untuk berterima kasih atas kesediaan dan kebaikan hati Anda.”

“O..., jadi Nyonya yang selalu mengirim uang itu? Maaf Nyonya, memang uang yang dikirimkan itu selalu saya belikan bunga, tetapi saya tidak pernah menaruh bunga itu di pusara anak Nyonya.” jawab pria itu.

“Apa?”, perempuan itu kaget.

"Ya... Nyonya, karena menurut saya, orang yang sudah meninggal tidak akan pernah melihat keindahan bunga tersebut.

Karena itu setiap bunga yang saya beli, saya berikan kepada mereka yang ada di rumah sakit, Orang miskin yang saya jumpai, atau saya berikan kepada mereka yang sedang bersedih. 

Silahkan Baca : MashaaAllah, Tukang Parkir ini Menjaga Kendaraan sambil Membaca Al Qur'an

Orang-orang yang masih hiduplah yang dapat menikmati keindahan dan keharuman bunga-bunga itu, Nyonya,” jawab pria itu.

Perempuan itu terdiam.

Tiga bulan kemudian, seorang perempuan Tua namun terlihat cantik dan semangat turun dari mobilnya dan berjalan ke arah pos penjaga kuburan.

"Selamat pagi, apakah masih ingat saya ? ......

Saya Ibu yang tiga bulan lalu datang menemui Anda, Saya berterima kasih atas nasihat yang Anda berikan saat itu.

Anda benar, bahwa memperhatikan dan membahagiakan mereka yang masih hidup jauh lebih berguna daripada meratapi yang sudah meninggal.

Ketika saya secara langsung mengantarkan bunga-bunga itu ke Rumah sakit atau panti jompo, orang-orang yang sedang susah, bunga-bunga itu tidak hanya membuat mereka Bahagia, .........tetapi ......... saya juga turut Bahagia,” katanya sambil tersenyum.

“Sampai saat ini dokter-dokter tidak tahu mengapa saya bisa sembuh, tetapi saya benar-benar yakin. bahwa ........ sukacita dan pengharapan* adalah obat yang memulihkan saya !”

Bagaimana menurutmu? setuju tidak dengan cerita diatas? pokoknya jangan pernah mengasihani diri sendiri karena akan membuat kita terperangkap di kubangan kesedihan. Dan itu malah membuat kita semakin sulit untuk bisa merasakan kebahagiaan. 

Dengan menolong orang lain sesungguhnya kita sedang menolong diri sendiri, dengan membuat bahagia orang lain sebenarnya kita sedang membahagiakan diri sendiri. Meskipun terkadang kita tidak menyadarinya.

Jadi ingatlah,

"Hati yang gembira adalah obat yang manjur"

"Menyenangkan orang lain, akan membuat kita Bahagia".

"Melihat ke atas memperoleh semangat untuk maju".

"Melihat ke bawah Bersyukur atas semua yang Ada".

"Melihat ke samping Semangat Kebersamaan.".

"Melihat ke belakang sebagai Pengalaman Berharga".

"Melihat ke dalam untuk Intropeksi".

"Melihat ke depan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi".

Awali selalu dengan niat yang baik, berucap yang baik, berpikir yang baik dan bertindak yang baik.

Serta, jangan sampai melupakan adanya Allah yang Maha Kuasa, karena hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang. Jadi, mendekatlah lebih dekat sama Allah setiap kamu dalam kesedihan.

Silahkan Baca : Teguran Keras untuk Kita dari Kisah Gadis Kecil Penjual Tisu di Stasiun Cawang



Bahagia-lah Secukupnya, bersedihlah Seperlunya, Mencintai Sewajarnya. Akan tetapi yang terpenting dari semua itu adalah bersyukurlah sebanyak-banyak setiap jam, setiap menit bahkan kalau bisa setiap detik nafas kita terucap rasa sykur.

  

Doa kami, Semoga rezeki berlimpah untuk sobat semua hari ini. Aamiin
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar